Mar
19
Jalan Pagi Seputaran Pandega Marta Jakal
March 19, 2019 | Kegiatan, touring | Leave a Comment

Hari ini sekitar 05.20 memulai rutinitas jalan pagi seputaran Pandega Marta Jalan Kaliurang sebagai upaya mengaktifkan kebugaran tubuh agar diperoleh kondisi yang senantiasia sehat.

Hari ini berhasil 4077 steps (1,7 miles)
Dec
28
Tanam Pohon Jambu Deli
December 28, 2018 | Kegiatan, outbond | Leave a Comment
Aktivitas menanam pohon dimulai dari halaman rumah sendiri. Pada 28 Desember 2018, kita menanam Pohon Jambu Deli. Kegiatan ini menambahkan vegetasi tumbuh pada satu tempat, jika dilakukan dibanyak tempat maka suasana lingkungan menjadi sejuk juga dalam jangka panjang dapat menjaga keseimbangan alam. Memilih Jambu atau buah-buah ini menjadi hal yang menarik, karena bisa menjadikan sumber buah bagi keluarga, buahnya tentunya sehat karena pupuk yang digunakan adalah kompos, secara berkala akan di tambahkan pupuk organik PROMOL 12.

Jambu Deli Masih Dalam Polybag

Tanam Jambu Deli di Lokasi yang dipilih
Kandungan air yang banyak dan berbagai vitamin tentu sangat dibutuhkan bagi tubuh kita. Berikut adalah beberapa manfaat mengonsumsi buah Jambu Air Madu Deli Hijau :
Menjaga kadar gula dalam darah
Meskipun rasa Jambu Air Madu Deli hijau (MDH) terkenal memiliki daging buah dengan rasa sangat manis, bagi anda yang menderita penyakit diabetes tidak perlu khawatir tidak bisa mencicipi manisnya. Karena jambu air madu deli hijau memiliki kandungan jambosine dengan jenis alkaloid yang diketahui mampu mengatur perubahan pati makanan menjadi gula.
Meningkatkan sistem imunitas tubuh
Dalam jambu air MDH terdapat komponen aktif dan stabil yang berfungsi sebagai anti bakteri dan anti mikroba. Hal tersebut ampuh menahan perkembangan berbagai macam infeksi yang terjadi di tubuh manusia.
Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Tingginya serat yang terkandung dalam jambu MDH mampu melancarkan sistem pencernaan.
Sebagai antikanker
Tingginya resiko kanker bisa dikurangi dengan cara rajin mengonsumsi jambu MDH, karena kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi.
Menjaga kesehatan jantung
Karena kaya akan serat dan berbagai macam vitamin, serta tingginya kadar air membuat jambu MDH dipercaya dapat mengontrol kadar kolesterol dalam darah, yang imbasnya tentu baik bagi kesehatan jantung.
Menjaga kecantikan kulit
Bagi anda para wanita yang selalu memperhatikan kecantikan, buah jambu MDH sangat wajib untuk rutin anda konsumsi. Kandungan vitamin C dan kadar air yang tinggi mampu membuat kulit terjaga kelembabannya serta lebih bercahaya. (Sumber: https://www[.]infotanamanbuah.com/manfaat/manfaat-jambu-air-madu-deli-hijau/)
Oct
3
Efektifkah Kebijakan Obat Rasional di Puskesmas?
October 3, 2018 | Assignment | Leave a Comment
Efektifkah Kebijakan Obat Rasional di Puskesmas?
(assignment: mohon koreksi untuk perbaikan, bisa dituliskan di kolom komentar)
Analis kebijakan bekerja pada tingkat argumentasi dan implementasi lapangan. Mereka bahkan menekankan sisi implementasi lebih penting daripada niat baik dari kebijakan. Mereka menganggap kebijakan di atas kertas adalah angan-angan. Apa yang diimplementasi adalah kebijakan yang sesungguhnya. Pemerintah dan akademisi telah menginisiasi reformasi dalam bidang kesehatan. (1)
Kebijakan justru terperangkap dalam retorika di atas kertas. Analis stakeholder menempatkan “masalah” kebijakan semata-mata sebagai konteks dari adu kepentingan dari pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dan implementasi kebijakan.
Pemilihan obat yang tepat dengan mengutamakan penyediaan obat esensial dapat meningkatkan akses serta kerasionalan penggunaan obat.(2)
Hal ini selain memberikan kenyamanan pada masyarakat juga berdampak pada aspek ekonomi masyarakat, ini selaras dengan yang diteliti oleh dr sunartono.(3)
Ternyata penggunaan antibiotik saat ini oleh masyarakat atau permintaan masyarakat pada provider juga tinggi, salah satu penyebabnya adalah meningkatnya penyakit infeksi. Seiring dengan banyaknya kasus infeksi, maka penggunaan antibiotik juga meningkat.(4).
- Kepentingan Stakeholder
Tabel 1: Pendukung versus Penentang Kebijakan Obat Rasional di Puskesmas
| Stakeholder | Status | Penjelasan |
| Bupati | Netral | Merupakan tugas dari dinas kesehatan |
| Dinas Kesehatan | Pro | Mereka memprioritaskan urusan-urusan yang sudah menjadi prioritas dan rutin |
| Puskesmas | Pro | Melaksanakan tugas sesuai aturan yang ada |
| Dokter | Kontra | Dari sisi rasional akan menurunkan jasa, asymetri informasi dimiliki dokter |
| Kefarmasian | Pro | Penyediaan obat di puskesmas akan efektif mana kala peresepan antibiotic ini memenuhi standar obat rasional |
| Pasien | Kontra | Tetap memperoleh resep anti biotik meski jumlahnya tidak memenuhi standar. |
- Skor kekuatan stakeholder
Pada bagian ini menggambarkan dua pihak sedang beradu kekuatan. Untuk mendapatkan ukuran-ukuran kekuatan di angka-angka dengan skala kuat bila angkanya lebih tinggi.
Tabel 2: Skor dalam Kebijakan Obat Rasional di Puskesmas
| Stakeholder | Pro | Netral | Kontra |
| Bupati | 5 | ||
| Dinas Kesehatan | 5 | ||
| Puskesmas | 5 | ||
| Dokter | 5 | ||
| Kefarmasian | 5 | ||
| Pasien | 5 | ||
| Jumlah | 15 | 5 | 10 |
Dari tabel di atas menunjukkan bahwa skor yang pro kebijakan lebih tinggi dibandingkan skor yang kontra. Angka-angka itu merupakan penafsiran dari analis dalam rangka menggambarkan situasi pertarungan. Meski bersifat subjektif, pembuat analisis memberikan angka-angka ini berbasis pada professional judgement. Karena itu, pembuat analisis mempertaruhkan harga diri mereka jika membuat gambaran skor yang tidak mencerminkan situasi yang sebenarnya di lapangan.
- Sasaran Advokasi
Pilihan terhadap sasaran menyangkut kemungkinan mereka menjadi bagian dari pihak yang mencari pendukung, maka pada bagian ini menjadi sasaran yang sangat strategis, karena dengan posisi yang seperti ini akan sangat berpengaruh dalam penerapan sebuah kebijakan. Ketepatan dalam pemilihan dan penentuan sasaran advokasi merupakan kunci yang dapat mendukung berjalannya kebijakan penerapan obat yang rasional di puskesmas. Pemilihan antibiotik merupakan sebuah kunci dalam penggunaan obat secara rasional (5)
Tabel 3: Stakeholder yang dipandang bisa diusulkan menjadi sasaran
advokasi yang memperkuat kubu pendukung
| Stakeholder | Penekanan Dalam Advokasi |
| Bupati | Bupati sangat berpengaruh dalam sasaran ini karena jika penerapan kebijakan ini berjalan dengan baik maka akan ada efisiensi. |
| Dinas Kesehatan | Kepala dinas sangat berpengaruh dalam penerapan kebijakan obat rasional untuk menjadikan program ini sebagai program utama, mengingat efektivitas ini berpengaruh pada banyak bagian yang saling berpengaruh |
| Dokter | Dokter asimetrik informasi dibandingkan pasien, sehingga apapun yang akan diresepkan dokter hamper tidak bisa ditolak oleh pasien, kecuali obat tidak tersedia. Di sini ada bagian kepentingan dokter untuk bertindak menguntungkan pasien atau menguntungkan dirinya. |
Analisis di atas merupakan analisi yang bersifat argumentatif berdasar literatur dan simulasi dalam menentukan skor dan nilai. Jadi memang memerlukan wawancara dengan para stakeholder ataupun pelaksana pada tingkat puskesmas, termasuk kepada masyarakat. Apakah juga termasuk puskesmas saat ini bisa membeli obat-obat diluar yang ditetapkan dinas kesehatan, informasi ini belum muncul.
Kebijakan ini belum sesuai yang harapan berarti kebijakan ini belum berpihak pada kebijakan kesehatan masyarakat (Public Health): Pemakaian antibiotic tetap tinggi(4). Di sisi lain, pengobatan sendiri (self medication) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mereka memutuskan mencari pertolongan ke pusat pelayanan kesehatan/ petugas kesehatan. Lebih dari 60 % masyarakat mempraktekkan self-medication ini, dan lebih dari 80 % di antara mereka mengandalkan obat modern (Flora, 1991).(6)
Melakukan sosialisasi, promosi atau kampanye yang berkesinambungan akan memberikan pengetahuan yang akhirnya menjadi budaya dalam masyarakat untuk berperilaku rasional dalam penggunaan obat. Budaya ini juga perlu diintervensi oleh pembuat kebijakan dan organisasi yang terkait dan berkomitmen untuk meningkatkan kegiatan pencegahan sehingga masyarakat tidak harus sakit dan memakai antibiotic, jika masih harus menggunakan antibiotik menggunakan prinsip-prinsip rasional. (6)
Referensi
- Hasanbasri M, Kebijakan P, Kesehatan P, Reformasi K. MAKSIMASI , FREE RIDER DAN KEGAGALAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN. 2012;01(03):121–4.
- Kesehatan M, Indonesia R. Menteri kesehatan repuslik indonesia. 2006;
- Sumber: http://fk.ugm.ac.id/penggunaan-obat-rasional-dengan-pembudayaan/. 2014;
- Khairunnisa. Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Wirobrajan Periode Januari-Desember 2014. UGM. 2014.
- Amin LZ. Pemilihan Antibiotik yang Rasional. Medicinus. 2014;
- Kemenkes RI. Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat bagi Tenaga Kesehatan. Modul. 2008;1–68.
Oct
1
UU Nomer 24 Tahun 2011 tentang BPJS
October 1, 2018 | Peraturan | Leave a Comment
UU NO 24_2011_BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL
Aug
21
Kuliah Perdana – Resistensi Antibiotik
August 21, 2018 | kelas | Leave a Comment
Kuliah Perdana

Aug
21
Pengenalan berbagai macam fasilitas IT dan KE di lingkungan UGM
August 21, 2018 | gamel, kelas | Leave a Comment
14 Agustus 2018, Jam 10.00 – 11.40. Bertempat di CBT Room A Gedung Perpustakaan FK-KMK UGM (Lantai 2). Pendahuluan elearning/study skill pengenalan berbagai macam fasilitas IT dan KE di lingkungan UGM dan FK-KMK UGM.
Aug
21
E-Learning (Defisiensi IT)
August 21, 2018 | kelas | Leave a Comment
13 Agustus 2018, Jam 08.00 – 16.40. Bertempat di Auditorium FK-KMK UGM.Orientasi Mahasiswa baru Program Studi Magister IKM dan penyerahan Dokumen Registrasi.
Aug
18
Welcome sajimin
August 18, 2018 | Assignment, gamel, kelas, profil | 1 Comment
Welcome to SAJIMIN Blog, your interest, attention, sharing and comment.
Active in the health department of tulungagung
- Active on UPTD SIK 2009 – 2016
- Active on SDMK 2017 – 2018
- Learning assignments on PH UGM









